Ketua DPRD Kota Malang, Abd Hakim turut menyerukan taat pajak bagi mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama).

Hakim menilai kegiatan Tax Goes to Campus yang digelar Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang di Unikama, Selasa (5/12/2017) sangat tepat. Sebab, selain memberikan sosialisasi bagi mahasiswa, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan keilmuan yang dimiliki.

Dalam kesempatan tersebut Abd Hakim menyampaikan bahwa penting mengapa perguruan tinggi (PT) harus terlibat dalam hal penggalian dan optimalisasi serta menumbuhkan kesadaran pembayaran pajak. Beragam potensi keilmuan yang ada di dalam PT merupakan modal dasar untuk melakukan berbagai kajian atau penelitian terkait pajak, baik itu penelitian pada aspek hukum, perilaku, sosial, dan budaya.

Lebih lanjut Ketua DPRD memaparkan masing-masing aspek tersebut. “pentingnya melakukan penelitian pada aspek hukum berkaitan dengan pembaharuan pengaturan pajak sesuai dengan perkembangan masyarakat,” papar Sekretaris DPC PDI Perjuangan ini. Sedangkan yang dimaksud aspek perlikau adalah perilaku wajib pajak dan pemungut pajak. “tentu penting juga melakukan penelitian mengenai perilaku baik wajib pajak maupun pemungut pajak, terutama mengenai perbuatan menghindari pajak oleh wajib pajak guna mengoptimalkan pendapatan di bidang pajak,” harap Abd hakim.

Menjamurnya PT di Kota Malang menjadi potensi besar dalam peningkatan pendapatan daerah di bidang pajak dan retribusi. “sesuai regulasi, kos yang terdiri 10 kamar ke atas dikenakan pajak,” jelas alumni SMA Negeri 7  Kota Malang ini. Selain itu, kampus sebagai salah satu faktor pendongkrak prekonomian masyarakat.

“banyaknya mahasiswa di Kota Malang menumbuhkan ekonomi kreatif seperti masyarakat dapat membuka berbagai macam usaha begitu pun dengan parkir,” tambahnya.