Salah satu media lokal Kota malang mengadakan diskusi PILKADA #1 dengan tema “PETAHANA ATAU PEMIMPIN BARU” Sabtu (25/11). Bertempat di cafe kopilogi, dihadiri beberapa tokoh dan politisi. Abd Hakim sebagai ketua DPRD Kota Malang memberikan pandangannya mengenai kesiapan masyarakat dalam hajatan demokrasi tersebut. “PILKADA tidak terlepas dari masyarakat, untuk itu perlu penataan dalam hal mental bagi setiap pemilih”, ujar Abd Hakim. Lanjutnya dalam menyiapkan mental masyarakat menyambut pesta demokrasi ini sedikitnya ada tiga tahap yang harus dilalui. pertama pra pilkada, tahapi ini adalah momen krusial untuk memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat supaya menjadi pemilih cerdas sehingga terhindar dari politik transaksional dan isu SARA yang mengarah perpecahan di masyarakat. Kedua, pada saat berlangsungnya pesta demokrasi tersebut yaitu sejak masa tenang sampai penetapan calon terpilih. Tahap ini lebih mengoptimalkan tupoksi penyelenggara pilkada untuk menjaga berlangsungnya demokrasi yang “sehat” karena tahap ini sangat riskan untuk disalahgunakan. Ketiga pasca pilkada, dengan melewati tahapan sebelumnya masyarakat diharapkan memiliki kesadaran kolektif untuk saling menerima apapun hasil pilkada, karena pilkada hanyalah sebatas sarana melahirkan pemimpin. Pada tahap ini juga masyarakat diharapkan partisipasi aktif dalam melakukan kontroling dengan menagih janji kampanye serta visi misi calon terpilih.