PolitikaMalang – Upaya mewujudkan sektor ekonomi kerakyatan dengan mendorong tumbuh dan berkembangnya sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus dilakukan berbagai pihak baik dari eksekutif dan legislatif.

Kepedulian akan tumbuhnya UMKM sebagai urat nadi perekonomian daerah, selama ini ditunjukkan oleh Ketua DPRD Kota Malang, Abdul Hakim selama menjadi wakil rakyat. Ia secara berkelanjutan mencurahkan perhatian dan kepedulian akan pentingnya pertumbuhan UMKM sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Hasil rapat kerja bersama antara legislatif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, membuahkan berbagai hasil positif di Kota Malang, seperti penguatan akses permodalan bagi pelaku UMKM, pelatihan dan jaringan pemasaran produk.

Atas upayanya itu, Abdul Hakim mendapat penghargaan dari smesco Indonesia atas dukungan terhadap Pemasaran Global Produk UKM Daerah di Smesco Indonesia pada Minggu (10/12) di Jakarta dalam Acara “Malang Bussines Forum Festival” yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM serta Pemerintah Kota Malang.

“Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pada keberadaan, sekaligus perhatian akan kelangsungan UMKM di Kota Malang,” kata Abdul Hakim.

Ia menjelaskan, UMKM sebagai sektor perekonomian hingga saat ini tetap eksis dan semakin berkembang. Bahkan, dalam perjalanannya UMKM sangat kokoh meski dihantam badai krisis ekonomi dan permasalahan lainnya. Oleh karenanya, lanjut Hakim, UMKM sebagai salah satu denyut nadi perekonomian warga, harus terus diperkuar melalui payung hukum baik peraturan perundangan maupun peraturan daerah.

“Hal ini perlu dilakukan agar perekonomian di Indonesia, khususnya di Kota Malang semakin kokoh dan mewujudkan ekonomi Indonesia yang mandiri sebagai kekuatan dan kebanggaan,” ujarnya.

Upaya DPRD Kota Malang di bawah komando Abdul Hakim dalam rangka mendorong sektor UMKM membuahkan hasil yang maksimal dalam kurun waktu empat tahun belakangan. Penguatan ekonomi kreatif, ditambah dengan pemanfaatan teknologi-informasi serta membangun sinergi dengan stake holder membuat unit usaha UMKM bergerak secara linier.

Hasilnya, kondisi itu berdampak pada menurunnya angka kemiskinan di Kota Malang dari 5,90 persen menjadi 4,60 persen dan diikuti dengan menurunnya angka pengangguran dari 43 persen menjadi 29,60 persen. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Kota Malang di Jawa Timur cukup melesat yakni 5,61 persen.

“Ini menunjukkan bahwa upaya DPRD dalam mendorong tumbuhnya sektor UMKM ditangkap dengan baik oleh eksekutif sehingga menghasilkan pertumbuhan yang baik di Kota Malang,” ujarnya.

Karena itu, Abdul Hakim berharap agar sektor UMKM terus tumbuh dengan berbagai karya inovatif sehingga mampu meningkatkan angkatan kerja. Selain itu untuk masalah akses permodalan harus dicarikan solusi bersama yang melibatkan berbagai stake holder sehingga linier dengan pertumbuhan UMKM.

“Pemberian bantuan dan bimbingan kepada UMKM dari segi pemasaran, fasilitasi hak cipta dan merk secara online dan gratis hingga packaging maupun solusi permodalan penting dan terus kita dorong,” tandasnya.

sumber : http://politikamalang.com/peduli-pertumbuhan-umkm-abdul-hakim-raih-penghargaan-dari-smesco-indonesia/